Tulisan yang saya buat kali ini terinspirasi dari percakapan saya dengan seorang teman sepulang kuliah.
Didalam bus kami duduk bersisian. ia bercerita bagaimana seorang teman kantor nya begitu meremehkan sastra inggris. 'ngapain kuliah sastra inggris? mau jadi TKW?' kira-kira begitu kalimat yang terlontar dari rekan kerja teman saya ini. Ada lagi seorang teman bertanya pada saya, "kalo lulusan sastra inggris, paling jadi guru ya?"
ya tuhan, menggelikan sekali mendengarnya. Karna saya yakin hanya orang-orang yang pemikirannya sempit lah yang bisa berkata demikian atau mungkin mereka benar-benar tidak tahu ilmu apa saja yang dipelajari dibidang ini.
Well, kembali pada judul postingan ini, kenapa memilih sastra inggris?
Bagi saya sendiri, kemampuan disastra inggris merupakan kunci utama untuk memasuki berbagai jenis bidang pekerjaan. misalnya: Perkantoran, perhotelan, penerbitan, penerjemahan, dll. Sebab dalam mempelajari sastra inggris, bukan hanya diajarkan bagaimana agar bisa bercakap-cakap dengan bahasa inggris, tapi lebih dari itu. Akan ada banyak pelajaran yang diperoleh dari perluasan ilmu sastra inggris. seperti Publik speaking, journalisme, bussiness writing, ilmu kebudayaan, bahkan sastra indonesia.
Awalnya saya kurang begitu antusias memilih fakultas sastra inggris di universitas pamulang tempat saya menimba ilmu saat ini. Saya tertarik pada fakultas hukum. Tapi kemudian saya ragu karena saya benar-benar tak memiliki sedikitpun pengetahuan tentang hukum. Sedangkan untuk bahasa inggris, saya sudah banyak mendapat ilmunya selama belajar di yayasan Bogor EduCare dulu. Dalam kebimbangan, saya kemudian teringat pada sebuah Quote, "mendalami ilmu yang sudah pernah kita pelajari lebih baik dari pada mempelajari ilmu-ilmu baru namun tidak sepenuhnya memahami".
Akhirnya, resmi lah saya terdaftar sebagai mahasiswi fakultas sastra inggris Universitas Pamulang.
Dan bukan hanya saya, tapi tiga teman dekat saya pun memilih jurusan yang sama meski kami semua beda kelas. Aulia, Zubaidah dan Echa. Kami semua sama-sama pernah belajar di Bogor Educare. Sebuah yayasan luar biasa yang membuat kami yang pernah belajar disana menjadi luar biasa juga.
Kembali ke sastra inggris, bagi teman-teman yang masih ragu atau bertanya-tanya 'mau jadi apa lulusan sastra inggris nanti?"
well, jawaban saya, kemampuan sastra inggris sedikitnya 50% akan membantu seseorang menjadi apapun yang diinginkannya. Seperti:
Penulis. Kemampuan mengolah kata dan menyuguhkannya dalam sebuah rentetan kalimat memang penting. Tapi untuk membuat karyanya lebih menarik, penulis bisa menyisipkan bahasa inggris sesuai kebutuhan tulisannya. Apalagi jika ia bisa membuat sebuah karya tulisan dengan bahasa inggris. hmm...
Translator. Untuk menerjemahkan suatu karya berbahasa inggris, bukan hanya penguasaan kosa kata yang dibutuhkan, akan tetapi kemampuan menerjemahkan suatu kalimat tanpa mengubah pola atau maksud kalimat yang ada.Disini lah kemampuan sastra inggris benar-benar berperan penting. Ditambah lagi semakin berkembangnya perusahaan-perusahaan lokal yang bekerja sama dengan orang/perusahaan asing membuat posisi ini juga semakin banyak diminati.
Public Speaker. Hanya bercuap-cuap dihadapan orang banyak dengan bahasa ibu itu sudah hal biasa. tapi ketika berbicara dihadapan hadirin dengan bahasa inggris itu baru luar biasa.
Dan banyak lagi berbagai bidang yang ditunjang dengan kemampuan sastra inggris: Journalis, Sekretaris,Da'i, dll.
Intinya, siapapun kita, akan mudah dalam berkomunikasi atau bekerja jika menguasai bahasa inggris. Dan bisa keliling dunia tanpa keterbatasan bahasa. kan bahasa inggris bahasa dunia. hehehe.... :)
Didalam bus kami duduk bersisian. ia bercerita bagaimana seorang teman kantor nya begitu meremehkan sastra inggris. 'ngapain kuliah sastra inggris? mau jadi TKW?' kira-kira begitu kalimat yang terlontar dari rekan kerja teman saya ini. Ada lagi seorang teman bertanya pada saya, "kalo lulusan sastra inggris, paling jadi guru ya?"
ya tuhan, menggelikan sekali mendengarnya. Karna saya yakin hanya orang-orang yang pemikirannya sempit lah yang bisa berkata demikian atau mungkin mereka benar-benar tidak tahu ilmu apa saja yang dipelajari dibidang ini.
Well, kembali pada judul postingan ini, kenapa memilih sastra inggris?
Bagi saya sendiri, kemampuan disastra inggris merupakan kunci utama untuk memasuki berbagai jenis bidang pekerjaan. misalnya: Perkantoran, perhotelan, penerbitan, penerjemahan, dll. Sebab dalam mempelajari sastra inggris, bukan hanya diajarkan bagaimana agar bisa bercakap-cakap dengan bahasa inggris, tapi lebih dari itu. Akan ada banyak pelajaran yang diperoleh dari perluasan ilmu sastra inggris. seperti Publik speaking, journalisme, bussiness writing, ilmu kebudayaan, bahkan sastra indonesia.
Awalnya saya kurang begitu antusias memilih fakultas sastra inggris di universitas pamulang tempat saya menimba ilmu saat ini. Saya tertarik pada fakultas hukum. Tapi kemudian saya ragu karena saya benar-benar tak memiliki sedikitpun pengetahuan tentang hukum. Sedangkan untuk bahasa inggris, saya sudah banyak mendapat ilmunya selama belajar di yayasan Bogor EduCare dulu. Dalam kebimbangan, saya kemudian teringat pada sebuah Quote, "mendalami ilmu yang sudah pernah kita pelajari lebih baik dari pada mempelajari ilmu-ilmu baru namun tidak sepenuhnya memahami".
Akhirnya, resmi lah saya terdaftar sebagai mahasiswi fakultas sastra inggris Universitas Pamulang.
Dan bukan hanya saya, tapi tiga teman dekat saya pun memilih jurusan yang sama meski kami semua beda kelas. Aulia, Zubaidah dan Echa. Kami semua sama-sama pernah belajar di Bogor Educare. Sebuah yayasan luar biasa yang membuat kami yang pernah belajar disana menjadi luar biasa juga.
Kembali ke sastra inggris, bagi teman-teman yang masih ragu atau bertanya-tanya 'mau jadi apa lulusan sastra inggris nanti?"
well, jawaban saya, kemampuan sastra inggris sedikitnya 50% akan membantu seseorang menjadi apapun yang diinginkannya. Seperti:
Penulis. Kemampuan mengolah kata dan menyuguhkannya dalam sebuah rentetan kalimat memang penting. Tapi untuk membuat karyanya lebih menarik, penulis bisa menyisipkan bahasa inggris sesuai kebutuhan tulisannya. Apalagi jika ia bisa membuat sebuah karya tulisan dengan bahasa inggris. hmm...
Translator. Untuk menerjemahkan suatu karya berbahasa inggris, bukan hanya penguasaan kosa kata yang dibutuhkan, akan tetapi kemampuan menerjemahkan suatu kalimat tanpa mengubah pola atau maksud kalimat yang ada.Disini lah kemampuan sastra inggris benar-benar berperan penting. Ditambah lagi semakin berkembangnya perusahaan-perusahaan lokal yang bekerja sama dengan orang/perusahaan asing membuat posisi ini juga semakin banyak diminati.
Public Speaker. Hanya bercuap-cuap dihadapan orang banyak dengan bahasa ibu itu sudah hal biasa. tapi ketika berbicara dihadapan hadirin dengan bahasa inggris itu baru luar biasa.
Dan banyak lagi berbagai bidang yang ditunjang dengan kemampuan sastra inggris: Journalis, Sekretaris,Da'i, dll.
Intinya, siapapun kita, akan mudah dalam berkomunikasi atau bekerja jika menguasai bahasa inggris. Dan bisa keliling dunia tanpa keterbatasan bahasa. kan bahasa inggris bahasa dunia. hehehe.... :)