Subang, I'm coming

Posted by Violet 17.38, under | No comments

Jum’at, 7 September 2012

Jum’at malam, seorang teman dekatku, Zubaidah memberi tahu bahwa siang tadi dia baru saja melakukan interview kerja disebuah perusahaan garmen yang terletak dikawasan bekasi. Tapi karena berbagai pertimbangan, ia memilih untuk tak mengambil kesempatan itu dan menawarkannya padaku. Berhubung perusahaan tersebut sedang membutuhkan dua orang karyawan baru untuk posisi admin personalia dan marketing, maka aku dan kulsum memutuskan untuk mencoba peruntungan disana meski kami berdua sama-sama tak memiliki pengalaman di dua bidang tersebut.
Baru tadi malam kami mendapat informasi mengenai lowongan kerja ini,esok harinya kami berdua diminta datang ke perusahaan tersebut dengan membawa surat lamaran lengkap.
Kami berdua diminta datang sebelum jam 5 sore, maka aku dan kulsum berangkat kesana menggunakan sepeda motor agar bisa tiba disana tepat waktu.
Apa yang kami berdua takutkan terjadi. Lalu lintas sore hari itu tengah tak bersahabat. Kemacetan panjang mengiri perjalanan kami. Parahnya lagi, kami belum pernah datang keperusahaan yang akan kami lamar, jadilah kami kehabisan waktu lantaran kesulitan menemukan alamat. Dari informasi yang kami peroleh dari seorang ibu, akhirnya kami bisa tiba diperusahaan tersebut meski kami telat 20 menit.
Hari itu kami berdua cukup beruntung. Kami bertemu dengan staff personalia yang sangat ramah menyambut kedatangan kami, mbak retno namanya. Setelah diwawancara selama bebera menit oleh beliau, kami langsung berhadapan dengan presdir perusahaan tersebut. Sejujurnya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagiku dan kulsum. Pasalnya, selama beberapa kali melakukan interview saat melamar pekerjaan, ini untuk yang pertama kalinya kami langsung berhadapan dengan si pemilik perusahaan. Menurut informasi yang ku terima dari Zubaidah, perusaan ini membutuhkan seorang karyawan untuk bagian personalia yang akan ditempatkan dibekasi dan seorang lagi untuk menempati posisi marketing dicabang perusahaan yang berada disubang. Dan ternyata informasi tersebut benar adanya. Aku sangat antusias ketika tawaran menjadi marketing datang padaku. Meski aku harus bekerja disubang, tapi bagiku ini adalah tantangan baru. Selain itu subang memang tempat kelahiranku meskipun sejak kecil aku sudah menetap dicileungsi bersama keluargaku. Disana semua keluarga besar ibu berkumpul, jadi aku tak perlu hawatir meski harus hidup berjauhan dengan ibu dan adik-adikku.


Minggu, 9 September 2012

Hari ini aku mengemasi pakaian dan barang-barang seperlunya yang akan ku butuhkan selama berada disubang. Berbekal restu dari ibu, aku berangkat sendiri menuju kediaman saudaraku yang ada disubang. Besok aku dijadwalkan untuk tes ditempat kerja yang baru. Meskipun hasilnya belum pasti apakah aku benar-benar akan diterima bekerja disana atau tidak, ibu meyakinkan aku bahwa apapun keputusannya nanti adalah yang terbaik. Yang terpenting aku sudah berusaha mencobanya.

Senin, 10 September 2012

Aku berangkat pukul 7 pagi dari kediaman pamanku didaerah Ranca Asih  menuju tempat aku melamar kerja. Aku diantar paman dengan sepeda motor. Jarak yang kami tempuh lumayan jauh, setelah hampir 1,5 jam diperjalanan, akhirnya kami tiba di daerah Wantilan, Cipendeuy. Pertama kami singgah di sebuah pesantren dimana putra sulung pamanku mondok. Setelah itu paman segera mengantar ku ke pabrik.

Sesuai waktu yang dijanjikan, aku tiba di PT Dong Yang Nissusindo tepat pukul 9 pagi. Perasaanku hari itu campur aduk, antara deg-degan dan grogi karena berada ditempat asing yang belum pernah aku datangi sebelumnya. Dan aku hanya sendirian, tanpa didampingi seorangpun yang ku kenal.

Puji syukur ku panjatkan pada Allah SWT setelah akhirnya pukul 11 siang aku selesai menjalani tahap rekrutment. Setelah nego gaji dan sebagainya, aku dinyatakan diterima bekerja disana. Awalnya pihak HRD memintaku agar mulai bekerja pada hari kamis tgl 13 September, tapi presdir bilang sebaiknya aku mulai masuk kerja minggu depan saja, tgl 17 September. Alasannya agar aku lebih leluasa dalam mencari tempat tinggal selama aku bekerja disubang.  Terimakasih ya Allah…

Saat keluar dari gerbang PT Dong Yang, ku lihat pamanku sudah menunggu. Kami lalu bergegas kembali ke pondok tempat putra paman berada. Setibanya disana, aku disambut hangat oleh sepupuku yang tak lain adalah putra pamanku. Tak lama kemudian, datang seorang ustadz muda yang baru ku ketahui bahwa beliau adalah adik ipar pemilik pesantren itu. Pesantren As-salaam Post namanya. Aku, paman dan Ustadz Koko lantas berbincang banyak mengenai banyak hal. Aku agak terkejut ketika ustadz koko menawarkan aku untuk tinggal dipondok tersebut. Menurutnya, pondok ini memang sempat mengadakan program santri karyawan hanya saja belum efektif. Meski demikian, aku tak langsung menerima tawaran baik tersebut. Aku memilih untuk mempertimbangkannya dulu dan membicarakannya dengan ibu.

Selasa,11 September 2012

Aku masih punya waktu enam hari sebelum mulai bekerja di perusahaan yang baru. Oleh karena itu aku memutuskan untuk pulang lagi ke cileungsi dan kembali ke Subang dua hari sebelum masuk kerja. Dan siang ini aku pulang kecileungsi, membawa kabar baik untuk keluargaku bahwa aku telah diterima bekerja diperusaan yang baru dengan gaji yang lebih baik dari tempat kerjaku sebelumnya.
InsyaAllah….


 *************
Sabtu, 15 September 2012

Hari ini, dengan tekad yang sudah bulat, aku berangkat lagi kesubang. Meninggalkan keluarga tercinta, para sahabat terdekat, dan membawa serta luka dan semua kenangan tentang lelaki yang paling kucintai. 
Disana, sesuai keinginan ibu, aku akan tinggal dipesantren tempat putra pamanku menimba ilmu. 

Bismillah... 

Dan hari ini kan ku buka lembaran baru dalam hidupku. 



















0 komentar:

Posting Komentar

My Music